ISLAMABAD (Arrahmah.id) - Pemimpin Oposisi di Majelis Nasional Pakistan, dalam pernyataan baru-baru ini, merujuk pada kekalahan besar India Britania, Uni Soviet, dan Amerika Serikat di Afghanistan, mengatakan bahwa setiap upaya untuk mengambil alih Afghanistan akan memiliki konsekuensi yang berbahaya.
Mahmood Khan Achakzai juga memperingatkan negara-negara tetangga Afghanistan, termasuk Pakistan, bahwa jika mereka memiliki niat seperti itu, mereka dapat menghadapi nasib yang serupa dengan Inggris dan Uni Soviet, lansir Tolo News (4/5/2026).
Pemimpin Oposisi di Majelis Nasional Pakistan mengatakan: “Afghanistan menjadi kuburan India Britania, dan Uni Soviet serta Amerika Serikat mengalami kekalahan telak di sana. Ini adalah ambisi yang sangat berbahaya; Afghanistan tidak boleh menjadi kuburan bagi kita juga.”
Politisi Pakistan itu juga menyerukan kepada Sekretaris Jenderal PBB untuk memfasilitasi pertemuan langsung antara Afghanistan dan Pakistan, dengan partisipasi negara-negara tetangga, sehingga tantangan saat ini dapat diselesaikan melalui dialog.
Wahid Faqiri, seorang analis politik, mengatakan: “Ini adalah usulan yang sangat baik dari Bapak Achakzai. Perserikatan Bangsa-Bangsa harus menyelenggarakan pertemuan yang berkoordinasi dengan negara-negara tetangga Afghanistan. Bahkan, PBB tidak boleh tinggal diam mengenai ketegangan yang terjadi saat ini antara Afghanistan dan Pakistan.”
Peringatan dan kritik internal di Pakistan ini muncul seiring meningkatnya ketegangan dengan Afghanistan, dan masa depan hubungan serta dialog berkelanjutan antara kedua negara tetap tidak pasti.
Dalam beberapa hari terakhir, Pakistan sekali lagi menargetkan beberapa wilayah di provinsi Kunar dan distrik-distrik lain di dekat Garis Durand. (haninmazaya/arrahmah.id)
