Memuat...

Putra Presiden: Pemimpin Tertinggi Iran yang Baru Aman dan Sehat

Hanin Mazaya
Rabu, 11 Maret 2026 / 22 Ramadan 1447 17:40
Putra Presiden: Pemimpin Tertinggi Iran yang Baru Aman dan Sehat
(Foto: AP)

TEHERAN (Arrahmah.id) - Pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, "dalam keadaan aman dan sehat" meskipun ada laporan tentang cedera yang dialaminya selama perang dengan "Israel" dan Amerika Serikat, kata putra presiden Iran pada Rabu (11/3/2026).

"Saya mendengar kabar bahwa Mojtaba Khamenei terluka. Saya telah bertanya kepada beberapa teman yang memiliki koneksi. Mereka memberi tahu saya bahwa, alhamdulillah, beliau dalam keadaan aman dan sehat," kata Yousef Pezeshkian, yang juga seorang penasihat pemerintah, dalam sebuah unggahan di saluran Telegram-nya.

Televisi pemerintah menyebut Khamenei sebagai "veteran yang terluka dalam perang Ramadan" tetapi tidak pernah menyebutkan cedera yang dialaminya.

Pemimpin tertinggi yang baru ini adalah putra dan penerus penguasa lama Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan AS-Israel di Iran pada 28 Februari yang memicu perang di seluruh Timur Tengah, lansir Arab News.

Mojtaba Khamenei yang berusia 56 tahun, seorang tokoh yang tertutup dan jarang tampil di depan umum atau berbicara di acara resmi, belum menyampaikan pidato kepada bangsa atau mengeluarkan pernyataan tertulis sejak ia dinyatakan sebagai pemimpin tertinggi pada Ahad.

Dalam laporan pada Rabu, New York Times mengutip tiga pejabat Iran yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa Khamenei "mengalami cedera, termasuk di kakinya, tetapi ia sadar dan berlindung di lokasi yang sangat aman dengan komunikasi terbatas". (haninmazaya/arrahmah.id)