Memuat...

Buku Zarqawi Diblokir Suriah: Upaya Redam Propaganda Al Qaeda di Tengah Ancaman Radikalisme

Hanoum
Jumat, 6 Februari 2026 / 19 Syakban 1447 07:34
Buku Zarqawi Diblokir Suriah: Upaya Redam Propaganda Al Qaeda di Tengah Ancaman Radikalisme
Buku "Pernahkah Anda Mendengar Kisah-Kisah Rafidiyah?" yang berisi ringkasan ceramah audio oleh Abu Musab al-Zarqawi diblokir saat Pameran Buku Internasional Damaskus. [Foto: X]

DAMASKUS (Arrahmah.id) -- Pemerintah Suriah memblokir penayangan sebuah buku yang terkait dengan tokoh Al Qaeda Abu Musab al Zarqawi dalam sebuah pameran buku internasional di Damaskus. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya menekan propaganda ekstremisme dan meredam potensi radikalisasi di tengah meningkatnya kekhawatiran keamanan regional.

Menurut pejabat keamanan Irak, seperti dilansir Reuters (5/2/2026), larangan tersebut dilakukan setelah adanya permintaan dari Baghdad. Pemerintah Irak disebut berupaya memperkuat kerja sama keamanan dengan Suriah sekaligus mencegah penyebaran ideologi radikal melalui materi publikasi yang beredar di ruang publik.

Kebijakan pemblokiran ini muncul di tengah kekhawatiran global terkait kebangkitan kembali kelompok militan dan radikal di kawasan Suriah dan Irak. Sejumlah laporan keamanan internasional menyebut sisa-sisa jaringan kelompok militan Islamic State (ISIS) dan kelompok militan Al-Qaeda masih mencoba merekrut anggota baru dan menghidupkan kembali sel-sel tidur, memanfaatkan situasi politik yang belum stabil di kawasan tersebut.

Para analis keamanan menilai keputusan Suriah menunjukkan perubahan pendekatan pemerintah yang kini lebih agresif dalam membatasi narasi radikal, terutama di ruang publik seperti pameran buku dan media budaya. Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan penyebaran propaganda yang berpotensi memicu kekerasan dan memperluas pengaruh kelompok militan.

Meski demikian, pengamat menilai langkah represif semata tidak cukup tanpa stabilitas politik dan kerja sama regional yang lebih kuat. Dengan ancaman radikalisme yang masih tersisa di wilayah perbatasan Suriah-Irak, kebijakan keamanan dan kontra-radikalisasi diperkirakan akan tetap menjadi prioritas utama negara-negara Timur Tengah dalam waktu dekat. (hanoum/arrahmah.id)

 

 

propagandaSuriahHeadlineAl QaedabukuradikalismepameranAbu Mus’ab al-Zarqawi