Memuat...

Disebut Bagikan Video AI Lagi, Netanyahu Rilis Video Baru di Taman

Hanoum
Selasa, 17 Maret 2026 / 28 Ramadan 1447 05:15
Disebut Bagikan Video AI Lagi, Netanyahu Rilis Video Baru di Taman
Tangkapan layar video terbaru Benjamin Netanyahu. [Foto: X]

TEL AVIV (Arrahmah.id) -- Perdana Menteri 'Israel' Benjamin Netanyahu kembali merilis video terbaru yang direkam di sebuah taman dengan pengawalan ketat aparat keamanan setelah dua video sebelumnya dituduh sebagai hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI). Video tersebut dipublikasikan untuk meredam rumor di media sosial yang menyebut pemimpin Israel itu telah tewas atau digantikan oleh rekaman deepfake di tengah konflik yang meningkat di Timur Tengah.

Dalam video terbaru yang beredar luas di platform X dan Telegram, seperti dilansir India today (16/3/2026), Netanyahu terlihat berjalan di area taman sambil berbicara kepada kamera dengan beberapa pengawal di belakangnya. Rekaman tersebut diunggah setelah dua video sebelumnya—termasuk video dirinya di sebuah kedai kopi—memicu spekulasi luas bahwa rekaman itu dibuat menggunakan teknologi AI.

Kontroversi bermula ketika sebuah video yang memperlihatkan Netanyahu meminum kopi viral di media sosial. Sejumlah pengguna internet menyoroti kejanggalan visual seperti gerakan bibir yang tidak sinkron dan tampilan tangan yang dianggap tidak wajar, sehingga memicu klaim bahwa video tersebut merupakan deepfake. Bahkan chatbot AI Grok milik platform X sempat menyebut video itu “100 persen deepfake”, meskipun klaim tersebut belum diverifikasi secara independen.

Rumor semakin berkembang setelah muncul spekulasi bahwa Netanyahu telah tewas dalam serangan Iran. Untuk meredam isu tersebut, kantor perdana menteri Israel merilis beberapa rekaman yang menunjukkan Netanyahu dalam kondisi sehat, termasuk video sebelumnya yang direkam di sebuah kafe di Yerusalem. Media internasional seperti Reuters kemudian memverifikasi lokasi kafe tersebut dan menyatakan video tersebut memang direkam di tempat itu.

Fenomena ini mencerminkan bagaimana teknologi deepfake dan disinformasi digital semakin berperan dalam konflik geopolitik modern. Para peneliti media menyebut rumor mengenai kematian Netanyahu dan dugaan video AI menjadi contoh bagaimana informasi yang belum diverifikasi dapat dengan cepat menyebar di tengah perang informasi selama konflik Israel-Iran dan keterlibatan Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Meski berbagai spekulasi masih beredar di media sosial, pemerintah Israel menegaskan bahwa Netanyahu tetap menjalankan tugasnya sebagai perdana menteri. Video terbaru yang direkam di taman dengan pengawalan keamanan disebut sebagai upaya terbaru untuk menunjukkan kehadiran fisiknya di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. (hanoum/arrahmah.id)