Memuat...

Iran Klaim Hantam F-35 AS, Pentagon Bantah: Hanya Mendarat Darurat

Samir Musa
Jumat, 20 Maret 2026 / 1 Syawal 1447 03:28
Iran Klaim Hantam F-35 AS, Pentagon Bantah: Hanya Mendarat Darurat
Biaya jet tempur Amerika F-35 Lightning II melebihi 100 juta dolar AS (Eropa).

TEHRAN (Arrahmah.id) — Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah Teheran mengklaim berhasil menembak jet tempur siluman F-35 milik AS, sementara pihak Pentagon menyatakan pesawat tersebut hanya melakukan pendaratan darurat dan dalam kondisi aman, dilansir Aljazeera.

Korps Garda Revolusi Iran menyatakan bahwa sistem pertahanan udaranya berhasil mengenai sebuah jet tempur siluman Amerika jenis F-35 di langit Iran bagian tengah pada Kamis (20/3) dini hari.

Dalam pernyataan resminya, Garda Revolusi menyebut bahwa jet tempur strategis milik “musuh Amerika” itu mengalami kerusakan serius setelah menjadi target sistem pertahanan udara canggih milik angkatan kedirgantaraan mereka sekitar pukul 02.50 waktu setempat.

“Pesawat tersebut mengalami kerusakan signifikan setelah dihantam oleh sistem pertahanan udara modern dan mutakhir milik kami,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Namun, mereka mengakui bahwa hingga saat ini nasib akhir pesawat tersebut masih belum diketahui, meski disebut ada kemungkinan besar jatuh.

Garda Revolusi juga mengklaim bahwa keberhasilan ini merupakan bagian dari peningkatan signifikan dalam sistem pertahanan udara Iran, yang sebelumnya disebut berhasil mencegat lebih dari 125 drone “Amerika-Zionis”.

Dalam perkembangan selanjutnya, Markas Militer Khatam al-Anbiya menyatakan bahwa jet tersebut ditembak menggunakan sistem pertahanan udara yang dikembangkan pasca perang 12 hari, merujuk pada konflik yang terjadi pada Juni 2025 antara Iran melawan “Israel” dan Amerika Serikat.

Pentagon: Hanya Pendaratan Darurat

Di sisi lain, pihak militer Amerika memberikan versi berbeda. Juru bicara Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan bahwa mereka mengetahui laporan mengenai jet F-35 yang melakukan pendaratan darurat di sebuah pangkalan militer AS di kawasan tersebut setelah terbang di atas Iran.

“Pesawat telah mendarat dengan selamat, pilot dalam kondisi stabil, dan kami sedang melakukan investigasi,” ujar pernyataan tersebut.

Laporan dari media Amerika, CNN, menyebutkan bahwa insiden ini menjadi yang pertama dalam konflik terbaru di mana Iran diklaim berhasil mengenai pesawat tempur Amerika sejak perang yang dimulai pada akhir Februari lalu.

Diketahui, baik Amerika Serikat maupun “Israel” menggunakan jet tempur F-35 dalam operasi militer mereka. Harga satu unit pesawat ini diperkirakan melebihi 100 juta dolar AS.

Insiden ini terjadi di tengah klaim pejabat tinggi Amerika yang menyebut operasi militer mereka terhadap Iran berjalan sukses besar. Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, bahkan menyatakan pada hari yang sama bahwa Washington “telah mencapai kemenangan menentukan” dan sistem pertahanan udara Iran “telah dihancurkan sepenuhnya.”

(Samirmusa/arrahmah.id)