Memuat...

Trump Siapkan Ribuan Pasukan ke Timur Tengah: Incar Pulau Minyak hingga Stok Uranium Iran

Zarah Amala
Kamis, 19 Maret 2026 / 30 Ramadan 1447 11:40
Trump Siapkan Ribuan Pasukan ke Timur Tengah: Incar Pulau Minyak hingga Stok Uranium Iran
Trump belum mengesampingkan opsi "pengerahan pasukan darat" dalam perang dengan Iran (Reuters)

WASHINGTON (Arrahmah.id) - Administrasi Presiden Donald Trump dilaporkan tengah bergerak menuju fase baru dalam operasi Epic Fury dengan mempertimbangkan pengerahan ribuan tentara tambahan ke wilayah Teluk. Laporan Reuters pada Kamis (19/3/2026) mengungkapkan bahwa meskipun Trump membangun citra politik untuk mengakhiri perang abadi, situasi di lapangan memaksanya menyiapkan opsi intervensi darat yang lebih agresif saat perang memasuki pekan ketiga.

Pengerahan ini mencakup kedatangan Amphibious Ready Group dan Unit Ekspedisi Marinir (MEU) yang berjumlah lebih dari 2.000 personel pekan depan. Langkah ini diambil di tengah kendala teknis yang dialami kapal induk USS Gerald R. Ford yang harus ditarik ke Yunani untuk perbaikan pasca-kebakaran.

Langkah ini dilakukan dalam rangka menguasai pulau Kharg, pusat ekspor minyak Iran yang menangani 90% aliran minyak mentah negara tersebut. Militer AS menilai menduduki lebih menguntungkan secara ekonomi daripada menghancurkan, meski risikonya sangat tinggi terhadap serangan balik rudal Iran.

Diskusi mengenai pengiriman pasukan khusus (Special Forces) untuk mengamankan stok uranium yang diperkaya tinggi guna memastikan Iran tidak pernah memiliki senjata nuklir. Mempertimbangkan penempatan pasukan di sepanjang garis pantai Iran untuk menjamin keamanan navigasi tanker secara langsung, alih-alih hanya mengandalkan pengawalan dari udara dan laut.

Langkah mengirim pasukan darat dianggap sebagai perjudian politik besar bagi Trump. Hingga saat ini, tercatat 13 tentara AS tewas dan sekitar 200 lainnya luka-luka sejak operasi dimulai pada 28 Februari. Trump sendiri belum mengambil keputusan final, namun ia menegaskan bahwa semua opsi tetap terbuka untuk mencapai tujuan utama: menghancurkan kemampuan rudal Iran, melumpuhkan angkatan lautnya, dan memutus sokongan terhadap proksi di kawasan. (zarahamala/arrahmah.id)