Memuat...

Viral! Warga Ramallah Jual Serpihan Rudal Iran yang Jatuh di Rumahnya Seharga Rp1,5 Juta

Zarah Amala
Kamis, 5 Maret 2026 / 16 Ramadan 1447 11:22
Viral! Warga Ramallah Jual Serpihan Rudal Iran yang Jatuh di Rumahnya Seharga Rp1,5 Juta
Seorang pria Palestina menjual pecahan rudal Iran yang jatuh di rumahnya di sebelah barat Ramallah (media sosial).

RAMALLAH (Arrahmah.id) - Sebuah rekaman video yang mendokumentasikan aksi warga Palestina di Desa Shuqba, sebelah barat Ramallah, menjadi viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan warga yang memanfaatkan jatuhnya serpihan rudal balistik Iran di pemukiman mereka sebagai barang dagangan untuk dijual sebagai logam bekas (rongsokan).

Dalam video tersebut, seorang warga terlihat bertransaksi menjual bongkahan besar badan rudal seharga 300 Syekel (sekitar 100 USD atau Rp1,5 juta). "Semoga di kesempatan berikutnya kamu mendapatkan rezeki yang lebih besar lagi," ujar sang perekam video saat proses pembayaran terjadi, merujuk pada logam rudal yang dapat didaur ulang tersebut.

Fenomena ini memicu reaksi beragam dari netizen dan pengamat. Di satu sisi, banyak yang melihatnya sebagai bentuk humor satir khas warga Palestina dalam menghadapi perang, namun di sisi lain hal ini mencerminkan realita ekonomi yang pahit.

Warga terlihat menggunakan traktor pertanian dan mobil pribadi untuk menyeret sisa-sisa proyektil dari atap rumah atau jalanan menuju bengkel bubut untuk dipotong-potong.

Sebagian netizen berkomentar dengan pepatah, "Musibah bagi suatu kaum adalah keuntungan bagi kaum lainnya." Sementara yang lain mengkritik dengan nada sarkastik bahwa kesadaran warga kalah oleh kebutuhan mendesak.

Meskipun dianggap sebagai sumber pendapatan tambahan, sejumlah ahli dan aktivis memberikan peringatan keras. Sisa-sisa rudal mungkin masih mengandung residu bahan peledak yang belum terpicu atau zat kimia berbahaya.

Penanganan tanpa peralatan pelindung dapat membahayakan keselamatan publik jika material tersebut mengandung polutan radioaktif atau beracun.

Jatuhnya serpihan-serpihan rudal ini merupakan dampak dari aksi saling balas antara Iran dan 'Israel' yang dimulai sejak Sabtu lalu (28/2/2026). Rudal-rudal yang melintasi ruang udara Tepi Barat sering kali hancur setelah dicegat oleh sistem pertahanan udara, menyebarkan material militer ke area pemukiman warga Palestina. (zarahamala/arrahmah.id)