Memuat...

Lagi Live, Kru CNN Lari ke Bunker Saat Rudal Iran Sasar Tel Aviv

Zarah Amala
Kamis, 12 Maret 2026 / 23 Ramadan 1447 10:45
Lagi Live, Kru CNN Lari ke Bunker Saat Rudal Iran Sasar Tel Aviv
Siaran CNN dari Tel Aviv terganggu oleh suara sirene rudal, yang mengungkap realita serangan Iran. (Foto: cuplikan video)

TEL AVIV (Arrahmah.id) - Sebuah momen langka yang mengungkap realitas serangan rudal Iran di jantung 'Israel' terjadi saat siaran langsung CNN pada Selasa dini hari (10/3/2026). Pembawa acara ternama, Erin Burnett, beserta krunya terpaksa menghentikan laporan mereka dan bergegas menuju bunker perlindungan saat sirine peringatan serangan udara meraung di seluruh penjuru Tel Aviv.

Insiden ini memberikan gambaran nyata kepada dunia mengenai jangkauan rudal Iran ke wilayah 'Israel', di tengah ketatnya sensor militer 'Israel' yang biasanya membatasi laporan mengenai lokasi jatuh atau dampak kerusakan rudal secara mendetail.

Erin Burnett tengah mewawancarai Mayor Jenderal Randy Manner saat sirine mulai berbunyi sekitar pukul 01.00 waktu setempat. Burnett dan reporter Jeremy Diamond segera mengemasi peralatan dan bergerak menuju tangga darurat yang terlindungi sambil tetap terhubung dengan pemirsa.

Selama siaran, Burnett secara terbuka mengakui adanya batasan sensor militer 'Israel'. Ia menyebut bahwa jurnalis harus berhati-hati dalam melaporkan lokasi persis jatuhnya rudal atau skala kerusakan yang terjadi, terutama jika menyangkut situs strategis atau militer.

Serangan ini merupakan bagian dari Gelombang ke-37 yang diluncurkan Iran. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengeklaim operasi ini melibatkan rudal balistik berat seperti Khorramshahr, Kheibar, dan Qader dengan hulu ledak mencapai satu ton.

Meski media 'Israel' melaporkan adanya suara ledakan di wilayah tengah 'Israel' dan Tel Aviv, detail mengenai dampak kerusakan masih sangat terbatas karena aturan sensor ketat yang diberlakukan otoritas setempat.

Serangan ini bertepatan dengan peningkatan aktivitas militer di seluruh kawasan, termasuk serangan terhadap pangkalan AS di Irak dan baku tembak di perbatasan Lebanon. Kehadiran CNN yang terjebak dalam sirine tersebut seolah merobek tabir kendali informasi, menunjukkan bahwa konfrontasi langsung antara Iran, 'Israel', dan Amerika Serikat telah mencapai intensitas yang sangat berbahaya. (zarahamala/arrahmah.id)