Memuat...

China Pasang Badan Lindungi Mojtaba Khamenei

Hanoum
Selasa, 10 Maret 2026 / 21 Ramadan 1447 04:07
China Pasang Badan Lindungi Mojtaba Khamenei
Mojtaba Khamenei. [Foto: X]

BEIJING (Arrahmah.id) --  Pemerintah China menyatakan dukungan penuh terhadap kedaulatan Iran dan menentang keras segala ancaman yang diarahkan kepada pemimpin baru Republik Iran, Mojtaba Khamenei. Beijing menegaskan bahwa pemilihan Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran merupakan urusan internal negara itu dan tidak boleh menjadi sasaran serangan atau campur tangan pihak luar.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China mengatakan, seperti dilansir The Guardian (9/3/2026),  Beijing menolak segala upaya menargetkan pemimpin baru Iran di tengah meningkatnya ancaman dari Amerika Serikat dan 'Israel'. Pemerintah China menegaskan bahwa kedaulatan, keamanan, dan integritas wilayah Iran harus dihormati sesuai prinsip hukum internasional.

Pernyataan itu muncul setelah militer 'Israel' mengancam akan mengejar siapa pun yang menggantikan pemimpin sebelumnya, Ali Khamenei, yang tewas dalam gelombang awal serangan udara gabungan Amerika Serikat dan 'Israel' terhadap Iran. Ancaman tersebut meningkatkan ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

China juga menyerukan agar semua pihak menghentikan operasi militer dan kembali ke jalur diplomasi untuk mencegah konflik regional yang lebih luas. Beijing menilai eskalasi kekerasan hanya akan memperburuk situasi keamanan dan menimbulkan krisis baru di kawasan.

Mojtaba Khamenei sendiri dipilih sebagai pemimpin tertinggi Iran setelah wafatnya ayahnya dalam konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan 'Israel'. Penunjukan tersebut dilakukan oleh lembaga ulama Iran yang berwenang memilih pemimpin tertinggi negara itu.

Konflik yang terus berkembang antara Iran dan sekutu Baratnya kini memicu ketegangan global yang lebih luas. Sejumlah negara besar, termasuk China dan Rusia, mulai menyatakan dukungan politik kepada Teheran, sementara Washington dan Tel Aviv terus meningkatkan tekanan militer terhadap Iran. (hanoum/arrahmah.id)